Pages

Jumat, 22 Februari 2013

Tentang Penyakit Flu


FLU, Gejala, Pengobatan dan Pencegahannya

Saat musim pancaroba kebanyakan dari kita telah terbiasa dengan penyakit flu. Dan beberapa dari kita mengganggap penyakit flu ini adalah penyakit musiman yang sulit dicegah datangnya. Namun tahukah Anda apa sebenarnya penyakit flu dan bagaimana pengobatan serta pencegahan penyakit flu ini?

Penyakit Flu
Penyakit flu adalah salah satu penyakit pernafasan yang disebabkan oleh virus (virus influenza).
Penyebaran virus penyakit flu biasanya melalui udara, berbagi alat makan dan minum, atau kontak langsung dengan penderita. Virus yang menempel di kulit dapat masuk ke dalam tubuh saat menyentuh atau menggaruk hidung dan mulut dan penyebarannya begitu mudah.
Mencuci tangan sangat penting guna membatasi penyebaran virus ini. Umumnya setelah terserang, gejala akan mulai terasa pada hari ke-1 hingga hari ke-4 pasca infeksi.


Gejala Penyakit Flu
Gejala - gejala apa sajakah yang timbul saat kita terserang virus flu?
Biasanya tubuh akan demam, bersin-bersin, hidung tersumbat dan keluar cairan, sakit kepala, nyeri otot, nyeri persendian, rasa tidak enak badan, lesu, dan kehilangan selera makan, terkadang disertai juga dengan batuk dan sakit tenggorokan.
Untuk anak-anak dan orang dewasa, penyakit flu adalah penyakit yang bisa sembuh sendiri dalam satu minggu. Namun untuk orang yang tidak sehat atau daya tahannya menurun, penyakit flu bisa berakibat fatal karena tanda-tanda penyakit flu bisa menjadi sangat parah dan mungkin terjadi komplikasi seperti pneumonia, sinusitis, dan radang dalam telinga. Kebanyakan komplikasinya adalah infeksi kuman karena daya tahan tubuh menjadi menurun untuk melawan kuman-kuman yang masuk.

Mengobati Penyakit Flu
Sebagai penyakit yang berasal dari virus, pengobatan penyakit flu dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:

Pertama, Simptomatis (hanya untuk mengatasi keluhan) dengan beristirahat dan mengonsumsi makanan sehat bergizi demi meningkatkan daya tahan tubuh yang melemah.
Pada fase ini penderita dianjurkan meminum obat flu sebagai pereda dini ketika gejala masih ringan. Obat flu setidaknya harus mengandung:
1. Anti nyeri dan anti panas (analagetik/anti piretik) untuk mengatasi gejala demam, sakit kepala, nyeri otot dan sendi.
2. Penurun bengkak (dekongestan) untuk gejala hidung tersumbat
3. Anti Alergi (anti histamin) untuk gejala bersin dan gatal pada
hidung/tenggorokan.

Kedua, Ke dokter untuk mendapat antibiotik. Antibiotik untuk mengatasi infeksi sekunder akibat bakteri; bila Influenza ditandai dengan perubahan warna lendir hidung dari jernih menjadi kuning atau kehijauan, suara menjadi serak dan nyeri menelan.

Mencegah Penyakit Flu
Walaupun 'hanya' flu, namun penyakit flu ini tetap saja dapat mengganggu rutinitas dan produktivitas kerja dan mengarah ke penyakit yang lebih serius seperti pneumonia. Bahkan setiap tahun ribuan orang meninggal di rumah sakit akibat komplikasi flu.

Oleh sebab itu berikut ini adalah beberapa hal  yang harus diperhatikan :

Cucilah tanganmu
Cuci tangan dengan sabun termasuk cara yang sangat efektif untuk mencegah penularan penyakit flu. Lebih baik lagi bila Anda mempersering melakukan cuci tangan, karena  dengan mencuci tangan kuman-kuman penyakit di tangan akan larut bersama air.

Jauhkan tangan Anda
Menyentuh hidung atau mata Anda bisa jadi membuat Anda sakit. Pasalnya, lewat tempat-tempat itulah biasanya kuman masuk.
Tidak perlu menggigit jari Anda
Hilangkan kebiasaan untuk menggigit jari. Sebab, kuku Anda adalah tempat berkumpulnya kuman.

Beristirahat
Cukup istirahat merupakan salah satu cara mudah untuk menangkal penyakit flu. Disarankan untuk istirahat antara 8-10 jam semalam.


Vaksin flu
Vaksin flu memang bukan obat untuk menyembuhkan flu, namun dapat mencegah dari terjangkitnya penyakit flu.


Konsumsi makanan sehat
Mulailah dari mengkonsumsi buah dan sayur-mayur yang bisa mendukung sistem kekebalan tubuh. Langkah ini jauh lebih baik daripada mengobati flu.

Berolahraga
Olahragalah hingga berkeringat. Sebab olahraga teratur dapat meningkatkan kekebalan tubuh.


 Jaga jarak dengan penderita
Ketika ada orang sekitar Anda yang sedang terkena gejala flu, seperti bersin, atau batuk, jagalah jarak untuk memperkecil resiko Anda tertular darinya.




Berhenti merokok
Selain sebagai penyebab utama penyakit kanker, serangan jantung, impotensi, serta gangguan kehamilan dan janin, merokok bisa meningkatkan resiko infeksi yang menyebabkan perubahan struktur pernafasan dan mengurangi kekebalan tubuh. Merokok bisa membunuh cilia, serat tubuh mirip rambut di dalam hidung yang berfungsi menghambat infeksi.

Sumber : Askdocotrmadan



Kebanyakan orang pada tingkat tertentu kehidupannya akan mengalami flu. Secara umum semakin meningkat dewasa, semakin kurang kita mendapat infeksi flu. Flu bisa terjadi di daerah beriklim panas maupun daerah yang lebih dingin.

Flu merupakan infeksi virus pada lapisan dalam hidung, sinus, tenggorokan dan saluran pernafasan bagian atas. Antibiotik tidak dapat membunuh virus. Sistem pertahanan tubuh Anda adalah senjata terbaik untuk melawan serangan virus ini. Virus flu menyebar baik melalui udara ketika Anda berbicara, bersin, batuk atau bernafas atau melalui tangan.

 Terkadang flu berkembang menjadi sesuatu yang lebih serius, terutama ketika terjadi infeksi bakteri lain seperti  infeksi di bagian telinga tengah (otitis media) – kerap terjadi pada kanak-anak ketika infeksi menyebar dari rongga hidung ke telinga tengah, sinusitis – infeksi menyebar sampai ke sinus dan pneumonia – infeksi menyebar melalui saluran udara sampai ke paru-paru.

Apakah tanda-tanda dan gejala flu

Tanda-tanda dan gejala demam flu mudah dikenali, sehingga pasien biasanya bisa  mendiagnosis sendiri gejala-gejalanya dengan benar. Gejala  flu dimulai 1-3 hari setelah terjadi infeksi.

Gejala-gejala yang paling umum adalah tenggorokan kering atau sakit, hidung berair (ingus) – mulanya jernih kemudian ia mulai pekat – hidung tersumbat (penyumbatan rongga hidung), bersin dan batuk, suara parau, mata terasa sedikit panas, hilang indera bau dan rasa demam dan sendi-sendi  badan terasa sakit.

Infeksi biasanya dimulai ketika hidung mulai berair dan selalu bersin yaitu 1-4 hari setelah mendapat infeksi virus. Sekitar seperempat dari keseluruhan flu dan gejala-gejalanya mungkin berkelanjutan selama 1 – 2 minggu. Bagi mereka yang merokok, frekuensi dan jangka waktu batuk menjadi lebih lama.

 Agar terhindar dari flu

Di bawah ini tedapat beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk melindungi dirii serangan virus penyebab flu:

 Selalu mencuci tangan dengan bersih.
Tutup mulut ketika batuk atau bersin.
Mengelap hidung menggunakan tisu sekali pakai agar rembesan ingus yang terkandung pada tisu dan tidak mengotori tangan.
Hindari menggosok mata dengan tangan yang kotor.
Jangan menggigit kuku.
Jauhi diri dari orang yang mengidap flu terutama ketika mereka batuk atau bersin
Makanlah makanan yang seimbang.
Jangan biarkan diri Anda kedinginan atau terlalu letih. Istirahatlah yang cukup.
Pertahankan tingkat hidrasi tubuh yang cukup dengan meminum 8 gelas air sehari.
Jauhi dari rokok, perokok cenderung mendapat demam flu yang lebih parah.
Jauhkan diri dari alkohol, alkohol mengurangi kemampuan tubuh untuk membunuh virus flu.
Pengobatan flu

Waktu adalah satu-satunya penawar flu  Untuk memulihkan flu Anda membutuhkan tidur selama 12 jam atau lebih setiap malam ketika Anda melawan penyakit ini.

 Cobalah untuk istirahat dalam lingkungan yang hangat dan panas tetapi bukan di dalam kamar yang terlalu panas. Hal ini  bisa melancarkan sekresi saluran pernapasan, dengan itu dapat membantu degradasi dan pembersihan lendir dan dahak oleh silia (rambut dalam rongga pernapasan yang menolak limbah).

Membatasi aktivitas, terutama saat penyakit sedang parah. Hal ini juga dapat mengurangi risiko penyebaran virus ke orang lain.

Minum banyak air  yaitu lebih 8 gelas sehari untuk menghindari dehidras. Lendir akan mengalir dengan bebas dalam tubuh yang cukup cairan dan membantu Anda menghindari infeksi atau pulih darinya. Virus akan sulit menginfeksi jaringan yang sehat dan lembab dibandingkan jaringan yang kering.

Jika Anda melakukan perawatan sendiri ketahuilah gejala-gejala yang Anda alami, jenis obat yang digunakan dan bagaimana ia bekerja. Pegawai farmasi dapat membantu Anda memilih pengobatan yang sesuai dengan gejala.

Segera temui dokter jika demam flu biasa yang Anda hadapi tidak berkurang setelah seminggu atau Anda memiliki gejala-gejala seperti:

Flu dengan demam 38 °C atau lebih tinggi yang berkepanjangan lebih dari 2-3 hari
Sakit kepala yang parah atau sakit di bagian muka,
Penyumbatan hidung yang mengakibatkan sulit bernafas,
Bunyi ronkus ketika bernafas (nafas suara berdesit),
Batuk yang parah dengan dahak berwarna kekuningan, kehijauan atau merah karat. (ks/ppi)

Sumber : dari sini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar