Pages

Jumat, 22 Februari 2013

Tentang Penyakit Batu Ginjal


Penyebab Batu Ginjal

Terbentuknya batu ginjal disebabkan oleh adanya pengurangan atau kurangnya volume pada urine atau kelebihan unsur senyawa yang membentuk batu dalam kandung kemih atau saluran urine. Batu ginjal mengandung susunan senyawa alami yang mengandung kalsium yang terdiri dari oxalate atau phosphate (fosfat) dan senyawa kimia lainnya yang mendukung pembentukan dari batu ginjal yang berada pada saluran kencing seperti asam urat (uric acid) dan amino acid cystine.

Kekurangan cairan dalam tubuh yang disebabkan kurangnya konsumsi air putih mineral dalam tubuh sehingga mempercepat pembentukan batu ginjal yang semakin meningkatkan resiko. Batu ginjal yang terbentuk akibat adanya infeksi di saluran kencing ini disebut dengan batu struvite atau batu infeksi.

Pria yang mendominasi penyakit batu ginjal memiliki resiko lebih besar terserang penyakit batu ginjal. Jika dahulu penyakit ginjal dan sejenisnya mendera pada pria yang memiliki rentang usia pada 70 tahun namun kini penyakit batu ginjal dapat menyerang pria ketika memasuki usia 40 tahunan dan kemudian akan berlanjut dan meningakat seiring bertambahnya usia. Jika pada seseorang yang sudah terdiagnosis memiliki batu ginjal dan kemungkinan memiliki lebih dari 1 jenis batu ginjal akan semakin meningkatkan resiko pembentukan batu ginjal lainnya yang membuat jalannya saluran kemih menjadi terhambat karena adanya batu ginjal.

Faktor keturunan yang menjadi salah satu alasan seseorang terserang batu ginjal. Dalam sebuah keluarga yang memiliki riwayat penyakit batu ginjal yang dimiliki orang tua akan menurunkan pada anaknya yang memiliki resiko 6 kali lebih besar. Namun kini faktor keturunan bukan menjadi salah satu alasan yang pasti seseorang mudah terserang batu ginjal, pola hidup, pola makan dan kebiasaan buruk yang dijalani sehari-hari pun juga dapat memicu timbulnya penyakit batu ginjal.

Penyebab timbulnya batu ginjal dikarenakan adanya kondisi yang beragam pada pembentukan batu ginjal :

1. Diketahui memiliki riwayat penyakit sebelumnya seperti penyakit gout atau asam urat yang disebabkan oleh adanya jumlah yang meningkat pada kadar asam urat dalam urine sehingga mempermudah pembentukan batu-batu asam urat.

2. Hypercalciuria (kadar kalsium yang tinggi dalam urine) Dalam kondisi ini, disebabkan karena banyaknya kalsium yang diserap dari berbagai sumber makanan yang kemudian masuk ke dalam urine dan membentuk batu-batu kaslium fosfat atau kalsium oksalat.

3. Kondisi lainnya yang meningkatkan resiko terbentuknya batu ginjal termasuk hyperarathyroridism, penyakit-penyakit ginjal seperti renal tubular acidosis dan penyakit-penyakit kronis seperti diabetes dan tekanan darah tinggi (hipertensi) juga berhubungan dengan peningkatan risiko mengembangkan batu-batu ginjal.

4. Seseorang yang memiliki penyakit peradangan usus besar atau yang pernah menjalani operasi ostomy memiliki kemungkinan dalam pembentukan batu ginjal.

5. Efek samping dari konsumsi obat-obatan kimia secara terus-menerus juga dapat meningkatan resiko pada batu ginjal. Jenis obat-obatam yang memiliki resiko pada batu ginjal seperti diuretics, antacid yang mengandung kalsium, dan protease inhibitor Crixivan (indinavir), obat yang digunakan untuk merawat infeksi HIV.


Faktor Penyebab Batu Ginjal


Penyebab batu ginjal adalah idiopatik. Akan tetapi, ada faktor yang merupakan preddisposisi dan yang utama adalah ISK. Infeksi ini akan meningkatkan terbentuknya zat organik. Zat ini dikelilingi mineral yang mengendap. Pengendapan mineral ini (karena infeksi) akan meningkatkan alkalinitas urine dan mengakibatkan pengendapan kalsium fosfat dan magnesium amonium fosfat.

Statis urine juga dapat menyebabkan pengendapan zat organik dan mineral. Faktor lain yang dikaitkan dengan pembentukan batu adalah konsumsi antasida dalam jangka panjang, terlalu banyak vitamin D dan kalsium karbonat.

Batu ginjal biasanya terdiri dari atas kalsium oksalat. Oleh karena itu, apa saja yang mungkin menyebabkan hiperkalsiuri dapat menjadi faktor pencetus pembentukan batu ginjal. Peningkatan absorpsi usus terhadap kalsium juga dapat mengakibatkan hiperkalsiuria atau dapat juga karena tubula ginjal kurang mereabsorpsi kalsium.

Faktor Penyebab Batu Ginjal :

1. Dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) sehingga mudah terjadi pengentalan urine yang mengendap menjadi batu.

2. Terpapar suhu panas seperti ruangan dengan suhu panas tinggi misalnya pada ruangan juru masak/dapur, mekanik bengkel, dan sebagainya.

3. Kurang mengkonsumsi air minum.

4. Ketidakseimbangan metabolisme tubuh yang menyebabkan garam-garam dalam urine mengendap membentuk kristal.

5. Tingginya tingkat konsumsi makanan berkadar protein tinggi berasal dari protein hewani, karbohidrat, makanan berkalsium tinggi, berserat rendah.

6. Kerusakan metabolisme

7. Kelebihan konsumsi vitamin D, kalsium


Batu Ginjal Penyebab dan Pencegahannya


Penyakit batu ginjal (kidney stones) setiap tahunnya hampir mempengaruhi sekitar setengah juta orang dari total populasi penduduk di Indonesia. Penyakit batu ginjal memang lebih dominan menyerang kaum pria dibanding kaum wanita, jika pada kaum pria umumnya terjadi pada usia 30-50 tahun keatas.

Jika telah dirasakan oleh tubuh terserang gejala dari penyakit batu ginjal seperti :

1. Timbul tanda-tanda atau gejala seperti bengkak pada mata, kaki, nyeri pinggang yang sering dirasakan.

2. Sakit saat buang air kecil, volume air seni yang dikeluarkan sedikit dan berwarna kuning keruh. Pada sebagian orang terkadang air seni bercampur dengan darah, dan rasa sering buang air kecil.

3. Mengalami kelainan pada urine seperti protein, darah.eritrosit, sel darah putih/lekosit dan bakteri.

Penyakit batu ginjal dapat diatasi dengan melakukan cara sederhana sebagai berikut :

1. Mengurangi konsumsi daging

Protein hewani yang banyak dimiliki daging akan memberikan peluang yang cukup besar dalam terbentuknya batu ginjal. Untuk itu disarankan mengurangi konsumsi protein hewani yang dapat membantu menurunkan batu ginjal.

2. Banyak konsumsi minum air putih

Menurut para peneliti mengungkapkan bahwa dengan rajin mengkonsumsi air putih setiap harinya minimal 1-2 liter per hari atau lebih dapat menurunkan resiko dari penyakit batu ginjal sekitar 40 % dibandingkan orang yang sedikit mengkonsumsi air putih.

Air putih akan membantu menghancurkan atau memecahkan batu ginjal yang ada pada ginjal atau ureter (saluran kemih) sehingga memperlancar proses pembuangan urine.

3. Membatasi konsumsi jus anggur dan minuman bersoda

Minuman yang mengandung soda tinggi dapat meningkatkan resiko dari terbentuknya batu ginjal sama halnya jika mengkonsumsi jus anggur.

4. Melakukan diet sehat yang tinggi kalium dan magnesium

Dengan melakukan diet sehat yang konsumsi makanan yang mengandung kalium dan magnesium dapat membantu mengurangi kemungkinan terserang batu ginjal.

5. Mengkonsumsi suplemen yang mengandung pyridoxine dan magnesium

Untuk mengkonsumsi jenis suplemen ini, anda diharuskan untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapat petunjuk pemakaian dan dosis minum. Jika dikonsumsi secara bersamaan. Kedua suplemen ini dapat bekerja mengurangi okslaat, garam mineral yang berada di batu ginjal.

6. Membatasi atau mengurangi sedikit asupan kalsium dan garam

Dengan membatasi atau mengurangi sedikit asupan kalsium dan garam, merupakan suatu bukti langkah yang baik dalam mencegah terjadinya pembentukan batu ginjal atau gejala sakit ginjal.
Sumber : Penyebab Ginjal  


Tips Merawat Ginjal

Berikut ini adalah beberapa tips untuk merawat ginjal:
1.    Banyak minum air putih, minimal 8 gelas setiap hari.

2.    Bagi penderita batu ginjal,

    Minumlah air yang tidak berkapur seperti air mineral dalam kemasan atau jika berasal dari sumur rumah maka harus disaring dan diendapkan terlebih dahulu untuk mengurangi kandungan kapur.
    Kurangi makanan yang banyak mengandung kalsium seperti susu.
    Minumlah air perasan jeruk nipis atau lemon bagi yang tidak mempunyai sakit mag/lambung. Tetapi bagi yang memiliki sakit mag, maka bisa memakan jeruk manis (hanya saja kadar sitratnya lebih rendah) dan juga air rebusan daun tempuyung, kumis kucing, keji beling, dan meniran.

3.    Bagi penderita gagal ginjal,

    Gunakan wadah dari tanah liat untuk merebus air karena tidak mengandung logam berbahaya.
    Kurangi makanan yang banyak mengandung protein agar memperingan kerja ginjal.
    Bagi penderita gagal ginjal, rutinlah minum air rebusan daun sukun (Artocarpus altilis).

4.   Jika meminum jamu (seperti kunyit, temulawak, dsb) baik yang berupa serbuk instan yang diseduh atau jamu gendongan yang diperas, maka jangan ikut diminum endapannya karena tidak baik bagi ginjal.
5.   Jangan suka mengkonsumsi obat-obatan kimia, alkohol, minuman bersoda, maupun minuman instan berenergi karena mempunyai efek yang kurang baik bagi ginjal.

Sumber : Obat Alami Batu Ginjal  


 Makanan Penyebab Batu Ginjal

Banyak makanan yang tidak kita sadari menyebabkan batu ginjal. Makanan tersebut kita konsumsi secara berlebihan sehingga menyebabkan batu ginjal. Meskipun sebenarnya semua makanan baik-baik saja selama dikonsumsi dalam batas normal.

Pengaturan diet makanan yang tidak sehat juga menyebabkan batu ginjal. Memang maksudnya diet adalah meningkatkan kesehatan, seperti diet tinggi protein atau diet tinggi karbohidrat untuk meningkatkan stamina tubuh. Tapi karena konsumsi makanannya berlebihan ini mengakibatkan unsur pembentuk batu dibuang lewat ginjal dan membentuk batu ginjal.

Sebaiknya selalu dihindari konsumsi makanan tertentu secara berlebihan, karena berpotensi menyebabkan batu ginjal. Dan harus dijaga diet makanan yang seimbang, dengan menjaga asupan makanan sesuai proporsinya. Seperti setiap diet harus ada unsur karbohidrat, protein, vitamin dan mineral yang seimbang.

Kebanyakan batu ginjal berbentuk kalsium oksalat, lalu diikuti batu asam urat dan amonium asam urat. Maka yang harus dijaga menumpuknya kalsium di saluran kencing. Jadi hindari makanan yang menyebabkan sejumlah besar kalsium terbuang lewat ginjal.

Berikut makanan yang menyebabkan batu ginjal:
A. Makanan yang kaya akan sodium
Terutama terdapat pada makanan yang nikmat, biasanya ditambahkan pemanis atau penambah rasa yang kaya akan sodium. Karena pada makanan yang kaya akan sodium menyebabkan kalsium dibuang lewat ginjal, sehingga terbentuk batu ginjal jenis kalsium oksalat. Makanan yang kaya akan sodium terdapat pada makanan yang dikemas oleh industri makanan, seperti kentang goreng, chiki, cracker, sayuran dalam kaleng, ikan sarden dalam kaleng, biasanya dilabelnya tercantum unsur sodium yang harus anda perhatikan jumlahnya. Jika anda suka makanan kemasan seperti chiki atau kentang goreng, maka batasi asupannya. Karena jika terlalu banyak sodium yang masuk ke tubuh akan menyebabkan batu ginjal.
B. Makanan yang kaya akan oksalat
Seperti pada coklat, kacang, kentang manis, bayam, strowberi, anggur, adalah makanan yang harus anda batasi asupannya dan jangan berlebihan. Karena akan membentuk batu ginjal jenis kalsium oksalat.
C. Makanan kaya protein hewani.
Seperti daging, susu sapi, jeroan, apalagi dikonsumsi berlebihan memiliki kecenderungan terbentuknya batu ginjal. Maka seandainya melakukan diet tinggi protein, sebaiknya jaga asupan protein hewaninya, dan sebaiknya gunakan protein nabati yang lebih aman. Serta jangan konsumsi secara berlebihan.
D. Makanan cepat saji yang berasal dari tepung dan garam
Bagi anda yang suka makanan cepat saji harus mulai mengontrol makanan tersebut, kalau bisa hindari saja. Batasi asupannya karena unsur tepung dan garam berpotensi membentuk batu ginjal. Lebih baik masak makanan anda sendiri, karena anda bisa mengatur keseimbangan gizi di dalamnya.

Sumber : Info Tipso 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar